Par level adalah alat sederhana untuk menjawab pertanyaan sulit: berapa banyak handuk yang harus mengambang di sistem—antara kamar, laundry, dan gudang—tanpa membuat housekeeping panik atau finance marah karena modal mengunci?
Hotel yang hanya mengandalkan feeling biasanya berayun antara dua kutub: stockout saat event kota atau long weekend, dan overstock yang memperberat audit inventori.
Rumus dasar par level
Kebutuhan = jumlah kamar × okupansi rata-rata × kebutuhan per kamar × par level.
Par 3 artinya, dalam bahasa operasional, satu set sedang dipakai tamu, satu set berada di laundry, dan satu set siap kembali ke linen room. Ini titik awal yang umum, bukan titik akhir.
Contoh skenario operasional
Bayangkan hotel 100 kamar dengan okupansi rata-rata 70% dan kebutuhan 2 handuk mandi per kamar per malam. Pada par 3, kebutuhan minimum sekitar 420 pcs—belum termasuk handuk muka, pool towel, atau buffer kerusakan.
Angka ini membantu Anda berbicara dengan supplier dalam bahasa “pcs per bulan”, bukan hanya “segera kirim karena habis”.
Kapan perlu naik ke par 4?
- Siklus laundry internal lambat karena mesin atau SDM shift
- Lokasi properti jauh dari vendor cadangan sehingga emergency order mahal
- Musim ramai atau event berulang yang menekan turn-over kamar di jam sempit
Tips agar hitungan lebih akurat
- Pecah per jenis: bath towel, hand towel, face towel—masing-masing punya ritme hilang yang berbeda.
- Gunakan data pemakaian 8–12 minggu terakhir, bukan asumsi tahun lalu.
- Tambahkan buffer 5–10% untuk kerusakan mendadak dan handuk yang “ikut pulang” bersama tamu.
Hubungan par level dengan budget
Par terlalu rendah memicu pembelian mendadak dengan margin waktu tipis. Par terlalu tinggi menahan uang di rak. Solusinya bukan angka ajaib, melainkan review berkala yang mengikuti pola okupansi nyata.
Setelah angka terkunci, baca kesalahan procurement yang membuat budget bocor agar pembelian tidak merusak hitungan yang sudah rapi.
